Sarapan dua porsi nasi goreng tadi pagi tak berpengaruh sama sekali dalam mensuplai energi pada tubuhku, aku lemas tak bertenaga, lunglai, sakit hati, kecewa, merasa bodoh dan terbelakang serta tertipu mentah-mentah !
Baru saja aku googling mencari inspirasi untuk cerpenku tentang penderita kanker payudara. Aku teringat sebuah nama, Puri… teman facebook yang pernah menderita kanker payudara. Dia adalah sosok pesakit yang sangat bersemangat menjalani sisa hidupnya setelah divonis menderita kanker payudara. Aku selalu mengikuti notes2 cerita hidup dan semangatnya di fb, aku selalu di tag (sebagai teman baik), aku dan beberapa teman selalu memberinya semangat. Walaupun aku sering skeptic dengan status2 cengengnya di fb, dia rajin kasih koment di statusku yang rada2 gokil. Akhirnya aku perduli pada sosok Puri.
Aku masih ingat, status terakhir yang ia buat "ma, memang harus opersi ya?" tanggal 27 Oktober 2009. kabarnya operasinya tanggal 28 Oktober 2009. Dan gagal ! Puri meninggal di meja operasi.
Dasar aku skeptic, aku baru tahu kabar kematiannya seminggu kemudian setelah membaca wallnya yang berisi ungkapan belasungkawa dari ratusan teman.
Aku memang bukan teman yang baik ! Aku terenyuh. Aku menangis untuknya. Banyak fateha kukirimkan seusai shalat. Hanya itu yang bisa kulakukan untuk Puri.
Pertengahan November 2009, akun facebook Puri telah dinonaktifkan.
Dan hari ini setelah hampir tiga bulan aku berduka untuknya,
Kuketik KISAH PURIWATI PURASARI ANDONO di mesin pencari Google.
Voilaaaaa….ternyata kisah Puri sudah lama dimuat di website kompasiana. Bukan hanya dimuat sebagai tulisan terbaik dan inspiratif tetapi juga penuh kecaman dan kontraversi. Mau tahu kenapa ?
Karena ternyata tokoh Puri adalah FIKTIF. Seorang dalang telah sukses melakukan pembohongan publik. Aku salah seorang korban penipuannya. Sang dalang berhasil mempermainkan logika dan perasaan banyak orang. Rasanya sakit sekali…
Two Thumbs up untuk Sang Dalang !
Baru saja aku googling mencari inspirasi untuk cerpenku tentang penderita kanker payudara. Aku teringat sebuah nama, Puri… teman facebook yang pernah menderita kanker payudara. Dia adalah sosok pesakit yang sangat bersemangat menjalani sisa hidupnya setelah divonis menderita kanker payudara. Aku selalu mengikuti notes2 cerita hidup dan semangatnya di fb, aku selalu di tag (sebagai teman baik), aku dan beberapa teman selalu memberinya semangat. Walaupun aku sering skeptic dengan status2 cengengnya di fb, dia rajin kasih koment di statusku yang rada2 gokil. Akhirnya aku perduli pada sosok Puri.
Aku masih ingat, status terakhir yang ia buat "ma, memang harus opersi ya?" tanggal 27 Oktober 2009. kabarnya operasinya tanggal 28 Oktober 2009. Dan gagal ! Puri meninggal di meja operasi.
Dasar aku skeptic, aku baru tahu kabar kematiannya seminggu kemudian setelah membaca wallnya yang berisi ungkapan belasungkawa dari ratusan teman.
Aku memang bukan teman yang baik ! Aku terenyuh. Aku menangis untuknya. Banyak fateha kukirimkan seusai shalat. Hanya itu yang bisa kulakukan untuk Puri.
Pertengahan November 2009, akun facebook Puri telah dinonaktifkan.
Dan hari ini setelah hampir tiga bulan aku berduka untuknya,
Kuketik KISAH PURIWATI PURASARI ANDONO di mesin pencari Google.
Voilaaaaa….ternyata kisah Puri sudah lama dimuat di website kompasiana. Bukan hanya dimuat sebagai tulisan terbaik dan inspiratif tetapi juga penuh kecaman dan kontraversi. Mau tahu kenapa ?
Karena ternyata tokoh Puri adalah FIKTIF. Seorang dalang telah sukses melakukan pembohongan publik. Aku salah seorang korban penipuannya. Sang dalang berhasil mempermainkan logika dan perasaan banyak orang. Rasanya sakit sekali…
Two Thumbs up untuk Sang Dalang !







0 comments:
Post a Comment