Ini adalah awal Nopember 2010. Prajabatan Angkatan 3 dan 4 baru saja ditutup. Rasa lelah memaksaku segera berkemas meninggalkan Balai Latihan Kerja tempat aku dan 70 teman seangkatanku mengikuti prajabatan untuk calon pegawai negeri sipil.
Menghela nafas panjang, aku menunduk melihat arloji hitam yang melingkari pergelangan tanganku. Jam lima sore. Sudah hampir senja, namun panas mentari masih terasa begitu membakar di kulit. Aku memutuskan menunggu angkutan kota di halte saja.
Setiap kali berada di halte ini, bayangan Arul selalu muncul di benakku. Halte ini menjadi saksi pertemuanku dengan Arul. Awal September tahun lalu ketika menerima SK CPNS Pertama kami.
Ini aneh...
Aku tidak pernah sungguh-sungguh mengenalnya. Bahkan nama Lengkap Arul pun baru aku ketahui setelah mencari tahu tentangnya tadi di panitia. Kisah yang ia tawarkan semacam perih yang memenjara. Lelaki ini tiba - tiba berhasil membangun cerita pilu di antara hujan di sepanjang Nopemberku.
Awal perkenalanku dengannya adalah di dunia maya.
Kami sama-sama lulus di kabupaten yang sama sebagai calon pegawai negeri sipil.
Walaupun hanya berinteraksi di dunia maya, Arul mengajariku tentang banyak hal.
Arul yang memperkenalkan facebook dan blog padaku…unforgettable…
Setiap aku terbentur masalah IT Arul lah 911-ku :(Sejak aku punya banyak teman di jejaring social facebook, Arul menjadi terlupakan.
Aku tidak pernah lagi meminta bantuannya, aku tidak lagi mau tahu tentangnya, aku terlalu sibuk dengan teman-teman baruku.
Hingga hari ini aku menemukan kenyataan bahwa 911-ku itu telah tiada :’(
Pantas saja Arul tidak pernah menghubungiku lagi, mengabarkan tentang prajabatan kami dan lain-lain.
Terakhir kali berinteraksi dengannya di facebook 17 April 2010. Aku ingat sekali komentar jahilku di statusnya “lelah dengan kehidupan ini” aku berkomentar “mati aja lo…”
Ya Allah..teman macam apa aku ini…??
Menurut teman-teman yang mengenalnya, Arul kecelakaan dan tewas di TKP tanggal 20 Mei 2010. Pantas aku tidak tahu karena waktu itu aku lagi di Bogor.
Arul,
Kamu salah satu teman terbaik yang pernah aku punya,
Hari bahagia ini tidak bisa kita rayakan bersama lagi seperti dulu pada saat menerima SK yang sekian lama kita tunggu-tunggu.
Arul,
Tidak banyak yang bisa aku kenang tentangmu, tapi semua tentangmu membekas begitu dalam dikehidupan aku.
* Tidak akan pernah terlupakan*
Aku ingin bersiarah ke peristrahatanmu tapi rumah orangtuamu pun aku tidak tahu L
Hanya do’a tulus dan fateha yang bisa kukirim buatmu
Semoga kamu menikmati kehidupan barumu…
Sungguh tidak menyangka kalau pertemuanku di halte September 2010 lalu menjadi copydarat yang pertama dan terakhirku dengan dia…
Darimu aku belajar untuk menghargai apa yang aku miliki sekarang,
Teman-teman yang luar biasa…
Aku tidak ingin mereka meninggalkanku tanpa pamit…seperti kamu
Kepergianmu benar-benar membuat aku shock…
Maafkan aku…
~mengenang ANDI FACHRUL PARENRENGI,S.KOM~








0 comments:
Post a Comment